Wilujeng Sumping,,, Wilujeng Maca,,, Mugia Manfaat,,, Hatur Nuhun,,, ^_^

Selasa, 05 April 2011

Teruntuk Cahaya Bulan

puisi tanpa nada, ia berbicara tentang rasa
alunan nada tanpa kata, ia berbicara lewat suara
mungkin mata dan telinga bisa merasa
tapi tak kan bisa ia mengerti
hanya hati yang tau pasti maksudnya

Teruntuk Cahaya Bulan
yang sedang bersembunyi,,,
mungkinkah aku telah menjadi Sang Pungguk yang selalu merindukannya,,,
Sumedang, 3 April 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar